Jakarta, 19 September 2025 - PLN Enjiniring kembali mencatatkan capaian penting dalam mendukung ketahanan energi nasional dengan berhasil melaksanakan energize Gardu Induk (GI) 70 kV Gudang Garam (Baru) Line Bay Banaran I. Keberhasilan ini melanjutkan energize GI dan SUTT 70 kV Gudang Garam (Baru) Line Bay Banaran II yang telah terealisasi pada 7 Agustus 2025.
Proyek strategis ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Enjiniring dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan industri sekaligus perekonomian nasional.
Dalam pelaksanaannya, PLN Enjiniring bertindak sebagai Project Leader yang mengawal penuh desain enjiniring, pengawasan, hingga implementasi proyek. Sinergi erat bersama PT Gudang Garam Tbk menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ini dapat menunjang kebutuhan energi operasional industri di Kediri.
Tak hanya itu, proyek ini juga melibatkan kolaborasi bersama PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) dalam format Konsorsium Kerja Sama Operasi (KSO). Usai proses energize, seluruh aset diserahkan kepada PT PLN (Persero) untuk dikelola sebagai bagian dari sistem kelistrikan nasional, memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat dan sektor industri di Kediri dan sekitarnya.
Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun fondasi energi nasional.
“Proyek ini adalah bukti nyata sinergi antara PLN Enjiniring dan mitra industri swasta seperti Gudang Garam. Kami tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk industri, tetapi juga mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih efisien,” jelas Chairani.
Dengan tuntasnya proyek ini, PLN Enjiniring semakin meneguhkan perannya sebagai penyedia solusi enjiniring ketenagalistrikan yang terintegrasi dan terpercaya. Capaian ini diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem sekaligus pemerataan akses listrik di seluruh Indonesia.